The Others

Hari pahlawan tahun ini, saya sudah meng-agenda-kan nonton Parade Surabaya Juang, tapi karna jadwal bentrok dengan kegiatan saya yang lain, akhirnya saya harus membesarkan hati dengan bilang, ‘Surabaya juang masih ada taun depan, tapi belum tentu saya bisa ke Liponsos dilain waktu’. Bersama temen-temen PMR sekolah, saya nimbrung pengen ikutan ke Liponsos yang sebenernya udah pengen kesana tapi selalu nggak tau akses masuk kesitu harus bagaimana. Pas tau ada acara dari temen-temen PMR, langsung klik Going di page nya padahal saya nggak di invite haha. Fitri yang tau saya bakalan ikutan acara ini, akhirnya nimbrung juga pengen ikut. Sebenernya, acara ini diadakan dalam rangka HUT PMR sekolah ke 44, ini saya copy-paste dari invitation page nya.

Dalam rangka menyambut ulang tahun PMR Semkanisa ke 44 tahun pada tanggal 5 November 2013 dan sekaligus memperingati Hari AIDS sedunia pada tanggal 1 Desember 2013, PMR Semkanisa akan mengadakan kegiatan bakti sosial berupa pengumpulan pakaian bekas layak pakai dan uang untuk di sumbangkan kepada penghuni Lingkungan Pondok Sosial (LIPONSOS) Surabaya.

LIPONSOS itu apa? Adalah Lingkungan Pondok Sosial yang di dalamnya menampung, membina dan memberdayakan orang-orang kurang beruntung seperti, GePeng (Gelandangan Pengemis), orang pennyakit Jiwa, PSK, Jompo dan lain sebagainya. Lokasinya di Surabaya ada di Jl. Keputih Tegal no 32. Sampai saat ini Liponsos Keputih tercatat telah dihuni oleh 1.050 jiwa, yang 840 jiwa adalah mereka yang berpenyakit jiwa atau gila. Yang terdiri dari 400 jiwa adalah perempuan dan sisanya laki-laki.

Bagi siswa/siswi SMKN 1 Surabaya dan juga Alumni PMR Semkanisa yang ingin menyumbang pakaian bekas layak pakai ataupun uang bisa langsung ke posko pengumpulan di Sanggar PMR SMKN 1 Surabaya, yang dibuka hari Selasa-Jumat setiap jam istirahat dan juga hari Sabtu mulai pukul 09.00-13.00 WIB. Apabila ada Alumni PMR yang ingin berpartisipasi dengan menyumbang dalam bentuk uang, namun tidak sempat datang ke posko pengumpulan baksos di Sanggar PMR SMKN 1 Surabaya, bisa mentransfer melalui rekening BCA a.n. Yeni Safitri no.rek. 214066****. Berapapun nominalnya, akan kami terima.

Pengumpulan baksos akan ditutup pada tanggal 3 November 2013 dan penyaluran baksos ke LIPONSOS Keputih akan dilaksanakan pada hari Minggu, 10 November 2013. Info lebih lanjut bisa menghubungi Yeni Safitri (0838-****-138)

Meskipun bukan dari PMR, ternyata banyak temen-temen PMR seangkatan yang dateng pas baksos. Ada Ryan, Rizqi Eria, Noval, Ayu, ada adik kelas juga yang dobel ekskul kayak Dinda, Aisyah, Hana, plus ada Mbak Zakiya, temen sekelas kuliahnya Eksyan. Jadi disana nggak merasa terasing karna tidak berada di habitat sendiri haha. jadi kangen temen-temen jurnalis :(

Tepat jam 11, kami semua (karna berangkatnya bareng-bareng dari sekolah) tiba di Liponsos dan disambut oleh seorang ibu pengurus disana. Saya nggak seberapa memperhatikan materi yang dibicarakan pas di ruang pertama kami duduk bersama untuk sesi tanya jawab dan sedikit sosialisasi tentang peraturan jam malam, wanita tuna susila, gelandangan, pengemis. Itulah sebabnya saya jadi nggak ngerti juga nama ibu pengurus tersebut siapa.. Setelah perkenalan dan materi singkat itu selesai, kami diajak melihat-lihat ke barak-barak yang ada di Liponsos. Ada banyak barak dengan penghuni yang sudah di klasifikasi menurut kebutuhannya. And here we go..

Ibu pengurus dan Mbak Yenny penyerahan barang bawaan secara simbolis

Ibu pengurus dan Mbak Yenny

WP_000793

papan prosedur

ambulance.. wiuu wiuuu

ambulance.. wiuu wiuu

Ini barak pertama. Saya lupa namanya barak apa, tapi disini dihuni hampir seratus orang-orang sakit jiwa. And this man was trying to be in my camera frame.

Ini barak pertama. untuk laki-laki sakit jiwa.

graffiti ;D

graffiti ;D

Barak kedua. Dihuni para wanita sakit jiwa.

Barak kedua. Dihuni para wanita sakit jiwa.

barak ke..... (lupa)

barak ke….. (lupa)

The old woman said, 'panas.. panas..'

The old woman said, ‘panas.. panas..’

Ini makanannya. Mirip jaman diklat

Ini makanannya. Mirip jaman diklat

Daily menu

Daily menu

Saat di barak terakhir, kami melihat ada seorang anak laki-laki mungkin usianya 9 atau 8 tahun lagi makan. Kata ibu pengurus sih dia kena razia GePeng, dia kelihatan malu-malu pas dideketin sama temen-temen yang lain. Terus ada kakek-kakek, dia juga lagi makan, matanya sudah nggak bisa lihat. Dengan terbata-bata dia makan, bajunya lusuh. Pas saya masuk barak, dia dituntun petugas yang lain supaya nggak makan dekat temen-temen. Jarak kakek itu sama saya mungkin cuman tiga langkah, saya bisa lihat betapa dia ingin makan tanpa disuruh pindah tempat. Selang beberapa menit kemudian, seorang laki-laki masuk barak. Kakek itu dijemput kerabatnya. Dia berdiri lagi, nggak jadi makan lagi. Seandainya kalian lihat sendiri, kalian akan tau how touching the moment is..

Advertisements

About Astrid Nur Aryani

Mostly about sweet soysauce. No chilli, please.

2 responses to “The Others

  1. makanane ditumpuk-tumpuk gitu.. mengerikan
    :(

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Me Today

November 2013
M T W T F S S
« Oct   Dec »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
252627282930  

Me Goodreads

Me Tweets

Me Reader

  • 5,048 hits

Me Facebook

Astrid’s Post

%d bloggers like this: